Masjid Agung Palembang

Standar

Belum lama ini kami sangat bersedih karena kehilangan seseorang yang sangat kami cintai. Keponakanku tercinta Muhammad Ammar Nasihin (12 tahun). Ajal memanglah rahasia Allah, tidak ada yang bisa menduganya, kapan dan dimana. Begitupun Ammar kami tercinta. Semua yang ada memanglah hanya milik Allah SWT. Bumi langit beserta seluruh isinya adalah ciptaan-Nya. Kita hanya bisa berharap namun kehendak dan keputusan ada di tangan-Nya. Semuanya akan kembali kepada-Nya. Anak hanyalah titipan Allah yang suatu saat akan diambilnya.

Hanya mampukah kita menjaga titipan-Nya tersebut agar tetap baik sampai saat diambilnya kembali? Begitupun hidup kita, bisakah kita menjaganya agar tetap baik sampai Allah mengambil hidup kita kembali. Inna lillahi wa inna ilaihi ra’jiun. Hal yang sangat menghibur keluarga yang ditinggalkan adalah Ammar meninggal, insyaAllah dalam keadaan khusnul khatimah. Ia meninggal saat masih menuntut ilmu agama di Pesantren  Modern Gontor Darussalam. Menurut salah satu hadits Rasulullah saw, barangsiapa meninggal saat menuntut ilmu maka pahalanya sama dengan mati syahid, insyaAllah.amin.

Karena Ammar bersama  umi dan abinya tinggal di Palembang maka kami pun berkunjunglah ke Palembang. Tidak berniat kemana-mana sih, hanya pada hari Sabtu, 10 Nopember aku ikut menemani adikku ke Pasca UNSRI untuk menemui dosen menyelesaikan revisi untuk ikut yudisium. Ia dan suaminya serta si imut Athar (7 bulan) juga menemani.

 

Ada satu dosen lagi yang harus ditemuinya selepas Maghrib. Hampir jam setengah 6 ketika kami melanjutkan perjalanan. Mau pulang , tanggung. Jadi sekalian deh, daripada menunggu lama kami ke Masjid Agung Palembang untuk sholat maghrib.

Masjid Agung Palembang ini adalah masjid paling besar di Palembang. Masjid Agung Palembang adalah salah satu warisan Kesultanan Palembang. Masjid Agung Palembang ini dibangun pada abad ke-18 oleh Sultan Mahmud Badaruddin I Jaya Wikrama. Dulu sekitar tahun 1996-2000, sesekali aku sholat disana. Dulu dindingnya masih dicat hijau. Begitu masuk langsung ke bagian utama masjid. Sekarang begitu pelataran Masjid Agung Palembang cukup luas. Di depan Masjid Agung Palembang ada kolam dengan air mancur yang indah. Apalagi kalau malam lampu-lampu hias menambah indah suasana di sekitar Masjid Agung Palembang ini.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Di arah sebelah kiri Masjid Agung Palembang terdapat dua ruangan tempat wudhu pria dan wanita  yang cukup besar dan bersih. Tersedia juga wc nya dengan air yang bersih. Begitu masuk ke masjid kita akan memasuki satu ruangan besar dulu. Aku tidak tahu fungsinya untuk apa. Kemudian ada pintu lagi. Begitu keluar dari pintu tersebut ada pelataran tanpa atap yang menghubungkan ruangan tersebut dengan bagian utama masjid. Nah, disini nih kalau mau sholat. Ruangannya sejuk banyak lampu cantik. Pokoknya adem deh.

Kalau kamu sedang berkunjung ke Palembang jangan lupa untuk menyempatkan sholat di Masjid Agung Palembang ya. Oh ya, ada juga Masjid Cheng Hoo di Jakabaring, Palembang yang tak kalah bagusnya. Tetapi aku belum pernah kesana……

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s