Pasar Tradisional(Traditional Market) di Lahat

Standar
pasar tradisional

sayang fotonya kabur. Ini PTM Square. Pasar-pasar yang lain belum sempat di foto. Mungkin lain kali kutambahkan. InsyaAllah

Kalau berbelanja , kamu lebih suka ke supermarket atau pasar tradisional (traditional market)? Sebenarnya sih masing-masing ada konsumennya sendiri-sendiri.

Supermarket lebih oke jika kita mau membeli barang-barang yang kira-kira tidak ada di pasar tradisional (traditional market). Juga bagi orang-orang yang tidak mau berbelanja ke tempat-tempat yang agak kotor dan berbau. Sedangkan pasar tradisional (traditional market) cukup oke kok untuk  orang-orang yang ingin membeli kebutuhan sehari-hari (sayuran, lauk-pauk segar).

Di pasar tradisional (traditional market) barang-barang yang akan kita beli, harganya masih bisa ditawar. Tetapi jangan sampai kita malah membeli dengan harga yang lebih mahal dari di supermarket ya. Kita harus mengetahui harga pasaran untuk barang yang akan kita beli di pasar tradisional (traditional market). Karena kadang-kadang untuk beberapa jenis barang kelontongan itu harganya malah lebih mahal dibanding harga di supermarket, kalau kita tidak pandai pandai menawar.

Di Lahat, pasar tradisional (traditional market) ada di beberapa tempat. PTM Square untuk orang-orang yang ingin berbelanja di pagi hari. Dari dini hari sampai sekitar tengah hari. Biasanya aku dan keponakanku pergi ke PTM Square pada hari minggu, sekalian jalan kaki dari rumah. Jaraknya lumayan sih tapi seru aja. Kadang-kadang juga nggak ada yang mau dibeli, hanya jalan-jalan tok. Pulangnya naik becak atau naik ojek.

Kota Lahat

Bagi yang ingin berbelanja baju, sepatu, sandal, dan lain-lain,  ada pasar Lematang yang buka sampai sekitar jam 4 sore. Di pasar ini yang berjualan kebanyakan orang Padang. Jangan lupa untuk menawar harga barang yang ditawarkan. Kalau di Sumatera harus pandai-pandai menawar harga, kalau tidak ingin membeli barang dengan harga terlalu mahal.

Nah, ada lagi   pasar tradisional (traditional market) yang bernama Pasar Belande. Pasar tradisional (traditional market) ini  buka di sore hari, sekitar jam setengah tiga sampai menjelang mahgrib. Di dekatnya ada pasar Rel.

Uniknya pasar tradisional (traditional market) yang satu ini, mengambil tempat di sepanjang rel kereta api yang sudah tidak aktif lagi. Sebagian orang yang berjualan disini adalah penjual di PTM Square. Karena mereka memerlukan ongkos untuk mengangkut pindah barang-barang dagangannya, maka harga jual mereka pun agak naik sedikit. Yang berjualan tidak begitu banyak sih, cuma seru aja kalau jalan-jalan sore lihat-lihat kesana.

Biasanya aku kalau datang kesini iseng mencari baju untuk keponakanku. Ada penjual yang menjual baju anak-anak dengan harga lumayan murah dari Rp. 10.000-Rp.40.000 -an. Sekali lagi, apabila kita berbelanja di pasar , jangan lupa menawar.

Yah, karena kotaku masih termasuk kota kecil, jadi jangan membayangkan pasar yang besar dan tertata rapi. Masih perlu pemikiran dan penertiban ke arah itu. Tetapi aku suka kota Lahatku. Jangan lupa kalau berkunjung kesini, mampirlah ke salah satu pasar tradisional (traditional market) yang ada.

One response »

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s